Singgah di Stasiun Madiun

00.40 kereta Malioboro express yang membawa kita sampai di stasiun Madiun. Sebentar saja, sama seperti di stasiun sebelumnya. Naik dan turun penumpang, kemudian kereta melaju kembali meneruskan perjalanan sampai ke tujuan.

Sama seperti halnya hidup. Stasiun ibarat moment, ketemu dengan banyak sekali kisah, peristiwa baik senang atau susah, ketemu dengan banyak orang baik yang sebatas kenal, jadi teman, jadi mantan, jadi sahabat dan sebagainya. Dan, apapun yang kau temui percayalah bahwa segalanya tak ada yang abadi, baik senang atau susah. Bahagialah agar nikmat hidup ternikmati.

 

Sophy,

09/11/16

 

Posted in Tak Berkategori.

Emak Belajar Kreatif

Aaaakkkk… Hampir sebulan dari terakhir nge-post dan itu juga salah satu tulisan yang sudah ngendon di draft dari lama, Sulthon belum genap setahun. Mau ngedit tulisannya juga sekenanya.

Sebenarnya niatan ngeblog ada seiring Sulthon makin gede, tapi begitu buka laptop siang hari langsung rebutan. Sebagai emak yang baik ya ngalah dong ya? Ikhlas ikutan mantengin film The Good Dinosaur atau lihat video Jhony Jhony Yes Papa. Nah kalau malam, sayanya yang nggak kuat lagi begadang. Maklum, full day momong bocil, dia tidur sayanya kadang mendahului.

Sebagai ibu rumah tangga yang kesehariannya di rumah ngurus anak, ngerjain pekerjaan rumah tangga nyuci nyapu ngepel nyetrika dsb, nyiapin makan Sulthon dan Abahnya, begitu terus setiap hari pasti punya rasa jenuh. Gini aja nih hidup, kurang warna rasanya. Maka itulah jiwa kreatifitas mesti di gali dan di gali.

Yeaaahhhh. Sekarang nih, selain hobi baca resep masakan saya mulai tertarik mendalami dunia jahit menjahit. Halaaagh, bahasanya! Bukan mau ikutan trend bikin usaha desain baju-baju kayak artis gitu. Niatnya mah tulus, bikin baju untuk keluarga sendiri. Selain lebih murah (ini emak-emak banget) kayaknya ada perasaan bangga jika anak atau suami atau diri kita sendiri pakai pakaian yang dibuat sendiri.

Pernah kursus? Belum dan kepengen sih. Nah bakat menjahit sebenarnya turunan. Mesin jahit dirumah itu umurnya sudah tua banget tapi masih good condition deh. Itu mbah Buyut saya yang beli, lalu diwariskan sama menantunya yang multi talenta. Simbah kakung saya. Katanya, pada zamannya simbah Kakung bisa jahit rapi dari mulai baju biasa sampai jas rumit padahal tidak kursus juga. Nah bakat Simbah Kakung diturunkan sama Ibu dan Ibu ke saya. Gitu ya? Hahaaaa.

img_20160812_113707

Jahit Menjahit

Belajarnya siy dari yang paling sederhana. Ngukur-ngukur dan motong kain. Dari kain sisa biar kalau salah enggak nyesek. Kalau kain mahal salah potongan kan eman-eman yak?

 

img_20160813_110249

Ini Hasilnya!

Cukup puas sayanya dong yak? Kalau jadi begini kan saya nggak terlalu repot mikir biaya baju anak yang harganya minta ampun.

img_20160910_064549

Ganteng kan?

Dan begitu Sulthon pakai tuh baju, duuuhhh meleleh hati Ibu. Senang bukan kepalang. Terharu dan sedikit lebay. Iya, yang tadinya nggak berfikir jahit baju anak bias jadi usaha, sekarang mah mulai mikir-mikir. Kan menjahit kerjaan di rumah. Bukan pekerjaan yang harus dilakoni diluar setiap hari. Urusan rumah kepegang, anak dan suami ke peluk #eaaa.

img_20161014_104910

Jahit Menjahit

Tuuuhhhh siapa yang enggak puas coba lihat anak cakep pake baju bikinan sendiri. Dia pake baju ini, anak 5 tahun aja komentar. Adek Sulthon ganteng, bajunya bagus. Ssssstttt padahal ini nyari kain di toko kiloan, untung aja dapat katun bagus meski ukurannya seuprit. Yaaa, lebaran besok kali bias lah produksi 2 atau 3 atau 23 atau lebih? Tolong diaminkan saja, ya. Thank you.

 

 

 

 

 

Kaliurang, 14 Oktober 2016

-Sophy-

Tentang Tahun Pertamamu Sulthon Al Fatih

Menikmati setiap proses tumbuh kembangmu setiap waktu adalah hal paling membahagiakan dalam hidup ibu, nak. Saat pertemuan pertama kita, pipimu disodorkan suster untuk di cium ibu, sementara ibu masih tak berdaya di meja operasi. Tentu saja, masih terekam jelas saat-saat itu. Betapa bahagianya, memilikimu.
Ketika pertama kali kamu menetek. Ahh, pun betapa bahagianya hati ibu, nak. Kamu pandai sekali. Kita belajar, ini adalah ilmu yang langsung diberikan Allah pada kita, pandai tanpa diajarkan.
Hari-hari pertama, tiap malam entah berapa kali kita sama-sama terbangun. Pip dan Pup, berkali-kali. Tapi, ibu tetap bahagia. Rasanya kembali seperti bocah perempuan yang sedang main boneka-bonekaan, tapi engkau boneka hidup paling indah dan menyenangkan, nak.
Tengkurap, balik badan, merangkak, berdiri dan semua polah pertamamu menjadi hal-hal ajaib buat ibu. Menjadi obat paling mujarab untuk menyembuhkan setiap lelah ibu. Senang sekali, ibu bisa menikmati setiap proses tumbuh kembangmu.
Dan ketika usiamu, 10 bulan 19 hari, yeeeay! kamu, anakku bisa melangkah. Satu langkah jatuh, kemudian berkembang lagi dua langkah, meski kaki kanan semua menjadi 1/4 putaran tapi ibu bangga dan senang sekali. Dan kini, langkah-langkah kecilmu sudah menjelajah isi rumah.
PR buat ibu adalah mengajarkan agar tiap langkahmu sampai kelak, ada di jalan yang baik. Baik menurut orang baik, dan baik menurut agama Allah Ta’ala pastinya.
Robbi habli minash sholihin, amiiiin.
12219502_1646763878934244_7551554143585004137_n

anak soleh ibu

 

———–

Ini tulisan ada di draft, mau buat catatan tahun pertama tapi terabaikan. Catatan ini ibu persembahkan untuk anak soleh ibu. Kelak, ketika engkau sudah pandai membaca, kamu baca ya Naaakk. Cinta Ibu, tiada taraaaaa.

Posted in Tak Berkategori.

Roseola Infantum Virus

Judulnya kayak nama gadis aja yak? tapiiii itu nama virus yang menyerang bocil gantengku. Kayaknya cuaca lagi nggak bersahabat banget, panas, debu, dan virus penyakit dimana-mana.

Enam bulan pertama syukur Alhamdulillah my baby unyu sulthon sehat selalu. Asi eksklusif tamat dengan predikat super keren. Pernah demam siy, kalau habis imunisasi tapi cuma bentar aja.

Masuk ramadhan dek uthon juga ikut belajar tirakat. Ibunya bisa full 29 hari puasa. Di 2 hari pertama sempat rewel karena produksi ASI menurun drastis. Ibu sulthon nggak patah semangat dooong, cari akal gimana caranya biar mulus beribadah dan semua sehat. Dan untung di kebon banyak tanaman katuk, jadilah tiap malam rebus dan air diminum. Alhamdulillah nggak ada lagi masalah kurang ASI.

asupan busui saat ramadhan

asupan busui saat ramadhan

Berat badan selama puasa ajeg memang, nggak naik juga nggak turun tapi tak mengapa. Nah malam takbiran tumbang juga bocil kecintaan. Batuk pilek parah sampai rencana-rencana yang tersusun porak poranda. Gagal mudik dan mendekam saja dirumah tak kemana-mana.

si unyu lemes gini

si unyu lemes gini

Setelah sehat, abah bocil ngajak kita silaturahim ke kampung halaman eyang kakung dari abah (Alm. Eyang Muslich) yang juga tanah lahir panglima besar jendral soedirman di rembang purbalingga sana. Tiga hari masih ceria, ke-unyu-annya membius orang-orang sampai pada rebutan gendong. Seneng banget siy emaknya bisa sebentar ungkang-ungkang kaki. Tapi masuk hari ke empat, kecapekan dan masuk angin perut kembung, baby unyu rewel dan mulai demam. Hari ke lima nggak sanggup lagi ibu melihat wajahnya yang sayu, terpaksa pulang ke rumah, padahal masih banyak saudara yang belum dikunjungi.

Sampai rumah, seperti biasa ritual pijetan ngilangin capek ketempat mbah Salem, dukun bayi langganan. Demam turun. Tapi setelah demam turun munculah bintik-bintik merah seluruh tubuh. Khawatir dan cemas yang luar biasa dahsyat nyerang hati ibu dan abahnya dong tentunya. Cuma mbah Uti tetap tenang, hal biasa katanya, kalau di kampung di sebut “gabagen”. Searching internet dan di group baby orang menyebutnya dengan Roseola Infantum Virus.

roseola infantum

                     roseola infantum

Cintaku sayangku my baby unyu yang soleh cepat sehat ya.

cilacap | 15 agustus 2015

s o p h y

Posted in Tak Berkategori.

Bismillah, kembali go-Blog!

arrrrrrggghhhh… lama-lamaaaa-lamaaaaaaaa banget nggak buka blog. Kayaknya postingan akhir-akhir juga bilang kangen nge-blog, kangen nulis en bla bla bla. Nyatanya tetep aja nggak ada postingan baru. Jiaaah.

Ganti status dari single jadi seorang istri, ceritanya sampai basi. Tapi cerita berganti menjadi seorang ibu, nggak ada basinya. Tiap hari berasa baru terusssss, efek dari kehadiran si ganteng pacar kecil ibu yang soleh, unyu dan menggemaskan. Sulthon Muhammad Al Fatih, lelaki kecilku.

Saat Si Ganteng Baru di Lahirkan

Saat Si Ganteng Baru di Lahirkan

Ahhhh, suara pertama dia lahir kedunia itu masih nempel di hati dan rasanya terngiang terus di telinga. Proses yang sangat panjang dan melelahkan sebelum dia lahir ke dunia, rasanya langsung terlupa saat tangisnya pecah saat itu. Ahh, masih terharu tiap kali mengingat masa itu.

my baby montok

my baby montok

Hari ini, 7 bulan 14 hari usianya. Mudah diingat karena bocilku lahir pas tahun baru. Nak, seluruh dunia merayakan ultahmu! Seruuu kan sayang.

si ganteng pandai duduk

si ganteng pandai duduk

Cerita kelahiran bocilku dulu sungguh dramatis. 15 Hari lewat HPL, gimana nggak bikin orang-orang panik. Padahal waktu itu akunya malah sedang merasa sehat-sehatnya. Jalan pagi keliling kampung, doyan makan, ceria, tapi jaman sekarang mah yang semua serba medis tidak menganjurkan orang hamil menunggu kelahiran lebih dari HPL. Walhasil dirujuklah sama bidan ke dokter, kata dokter sebetulnya siy ketuban masih bagus dan janin masih sehat tapi demi mengurangi resiko karena kehamilan masuk 43 minggu bayi harus keluar. Duh, padahal my baby masih betah dalam perut.

Induksi sampai 2 hari minum sampai habis 6 butir, tak kunjung ada reaksi. Sampai akhirnya malam tahun baru sekitar jam 19.30 ngompol tanpa sadar yang nggak berhenti-henti. Banjir, ketuban pecah tak kuat induksi padahal reaksi sakit dan lain-lain belum juga terasa.

Disiksa harus berbaring, hanya boleh miring kanan kiri dan nggak boleh sering-sering. Tapi 3 jam kemudian rasa itu datang. Pertama panas di punggung, lalu sakit, sakiiiit, sakiiiiiiiiiiiit dan sakiiiiiiiiiiiitttt, tapi pembukaan hanya seujung kuku. Dan baby tak juga bereaksi ngajak “ngeden”. Semalaman nggak tidur, sakitnya tanpa lagi jeda, nggak ada interval waktu sakit enggak sakit enggak. Ini mah udah sakit terus dan dalam kondisi harus berbaring. Tahurasanya saat itu, rasanya aku kepengen banget lari maratoooooooooooon, sumpah deh! Sampai saat subuh, tenaga hampir habis, ketuban juga menipis, pembukaan baru 2, akhirnya keputusan SC.

dua-duanya penting dalam hidupku

dua-duanya penting dalam hidupku

Ceritanya cukup sekian dulu, mudah-mudahan besok lancar nulis. amin.

cilacap | agustus 2015

sophy

Posted in Tak Berkategori.

Tuma’ninah

Lama banget tidak membuka halaman ini. Saking lamanya, seandainya aku ini seekor ulet pastilah sudah bertapa menjadi kepompong dan menjelma menjadi kupu-kupu. Ah, tidak-tidak, seharusnya tak boleh berandai-andai.

Delapan bulan lebih berganti status menjadi seorang istri. Aku terpaku. Begitu terlena dengan suasana yang ada. Jangankan blog, kegiatan yang dulu ditekuni bahkan sahabat-sahabat pun seperti luput dari jangkauan pemikiran.

Suami, kehamilan, calon bayi, dan dinamika keluarga baru membuatku terhenyak. Tuma’ninah. Diam tak begerak. Inilah hidup yang benar-benar hidup.

Semoga ini menjadi semangat baru, untuk melakukan hal-hal yang baru lagi dikemudian hari.

 

s o p h y | c i l a c a p

Perkenalkan, Dia Suamiku Tercinta

Taraaaaaaaaaaaaaa…

Gambar

                                                      My Beloved husband

 

Ini dia, laki-laki yang tiba-tiba muncul di ruang tamu rumahku setahun sebelum pernikahan. Dia pula yang sempat membuat jantung kembang kempis antara iya dan tidak. Sedikit galak tapi dia segala-galanya buatku. Pendongeng yang atraktif. Imam yang bijak dan sholeh (insya Allah) buatku. Tempat senyaman-nyamannya di dunia, baringan dipangkuannya sambil dengerin dia ngaji/bersolawat.

Romantisme perlu diperjuangkan dalam setiap langkah kita ke depan. Semoga Allah ridho dengan kita, dunia akhirat. Amin.

 

cilacap | 19 februari 2014

s o p h y