Tentang Tahun Pertamamu Sulthon Al Fatih

Menikmati setiap proses tumbuh kembangmu setiap waktu adalah hal paling membahagiakan dalam hidup ibu, nak. Saat pertemuan pertama kita, pipimu disodorkan suster untuk di cium ibu, sementara ibu masih tak berdaya di meja operasi. Tentu saja, masih terekam jelas saat-saat itu. Betapa bahagianya, memilikimu.
Ketika pertama kali kamu menetek. Ahh, pun betapa bahagianya hati ibu, nak. Kamu pandai sekali. Kita belajar, ini adalah ilmu yang langsung diberikan Allah pada kita, pandai tanpa diajarkan.
Hari-hari pertama, tiap malam entah berapa kali kita sama-sama terbangun. Pip dan Pup, berkali-kali. Tapi, ibu tetap bahagia. Rasanya kembali seperti bocah perempuan yang sedang main boneka-bonekaan, tapi engkau boneka hidup paling indah dan menyenangkan, nak.
Tengkurap, balik badan, merangkak, berdiri dan semua polah pertamamu menjadi hal-hal ajaib buat ibu. Menjadi obat paling mujarab untuk menyembuhkan setiap lelah ibu. Senang sekali, ibu bisa menikmati setiap proses tumbuh kembangmu.
Dan ketika usiamu, 10 bulan 19 hari, yeeeay! kamu, anakku bisa melangkah. Satu langkah jatuh, kemudian berkembang lagi dua langkah, meski kaki kanan semua menjadi 1/4 putaran tapi ibu bangga dan senang sekali. Dan kini, langkah-langkah kecilmu sudah menjelajah isi rumah.
PR buat ibu adalah mengajarkan agar tiap langkahmu sampai kelak, ada di jalan yang baik. Baik menurut orang baik, dan baik menurut agama Allah Ta’ala pastinya.
Robbi habli minash sholihin, amiiiin.
12219502_1646763878934244_7551554143585004137_n

anak soleh ibu

 

———–

Ini tulisan ada di draft, mau buat catatan tahun pertama tapi terabaikan. Catatan ini ibu persembahkan untuk anak soleh ibu. Kelak, ketika engkau sudah pandai membaca, kamu baca ya Naaakk. Cinta Ibu, tiada taraaaaa.

Posted in Tak Berkategori.

Roseola Infantum Virus

Judulnya kayak nama gadis aja yak? tapiiii itu nama virus yang menyerang bocil gantengku. Kayaknya cuaca lagi nggak bersahabat banget, panas, debu, dan virus penyakit dimana-mana.

Enam bulan pertama syukur Alhamdulillah my baby unyu sulthon sehat selalu. Asi eksklusif tamat dengan predikat super keren. Pernah demam siy, kalau habis imunisasi tapi cuma bentar aja.

Masuk ramadhan dek uthon juga ikut belajar tirakat. Ibunya bisa full 29 hari puasa. Di 2 hari pertama sempat rewel karena produksi ASI menurun drastis. Ibu sulthon nggak patah semangat dooong, cari akal gimana caranya biar mulus beribadah dan semua sehat. Dan untung di kebon banyak tanaman katuk, jadilah tiap malam rebus dan air diminum. Alhamdulillah nggak ada lagi masalah kurang ASI.

asupan busui saat ramadhan

asupan busui saat ramadhan

Berat badan selama puasa ajeg memang, nggak naik juga nggak turun tapi tak mengapa. Nah malam takbiran tumbang juga bocil kecintaan. Batuk pilek parah sampai rencana-rencana yang tersusun porak poranda. Gagal mudik dan mendekam saja dirumah tak kemana-mana.

si unyu lemes gini

si unyu lemes gini

Setelah sehat, abah bocil ngajak kita silaturahim ke kampung halaman eyang kakung dari abah (Alm. Eyang Muslich) yang juga tanah lahir panglima besar jendral soedirman di rembang purbalingga sana. Tiga hari masih ceria, ke-unyu-annya membius orang-orang sampai pada rebutan gendong. Seneng banget siy emaknya bisa sebentar ungkang-ungkang kaki. Tapi masuk hari ke empat, kecapekan dan masuk angin perut kembung, baby unyu rewel dan mulai demam. Hari ke lima nggak sanggup lagi ibu melihat wajahnya yang sayu, terpaksa pulang ke rumah, padahal masih banyak saudara yang belum dikunjungi.

Sampai rumah, seperti biasa ritual pijetan ngilangin capek ketempat mbah Salem, dukun bayi langganan. Demam turun. Tapi setelah demam turun munculah bintik-bintik merah seluruh tubuh. Khawatir dan cemas yang luar biasa dahsyat nyerang hati ibu dan abahnya dong tentunya. Cuma mbah Uti tetap tenang, hal biasa katanya, kalau di kampung di sebut “gabagen”. Searching internet dan di group baby orang menyebutnya dengan Roseola Infantum Virus.

roseola infantum

                     roseola infantum

Cintaku sayangku my baby unyu yang soleh cepat sehat ya.

cilacap | 15 agustus 2015

s o p h y

Posted in Tak Berkategori.

Bismillah, kembali go-Blog!

arrrrrrggghhhh… lama-lamaaaa-lamaaaaaaaa banget nggak buka blog. Kayaknya postingan akhir-akhir juga bilang kangen nge-blog, kangen nulis en bla bla bla. Nyatanya tetep aja nggak ada postingan baru. Jiaaah.

Ganti status dari single jadi seorang istri, ceritanya sampai basi. Tapi cerita berganti menjadi seorang ibu, nggak ada basinya. Tiap hari berasa baru terusssss, efek dari kehadiran si ganteng pacar kecil ibu yang soleh, unyu dan menggemaskan. Sulthon Muhammad Al Fatih, lelaki kecilku.

Saat Si Ganteng Baru di Lahirkan

Saat Si Ganteng Baru di Lahirkan

Ahhhh, suara pertama dia lahir kedunia itu masih nempel di hati dan rasanya terngiang terus di telinga. Proses yang sangat panjang dan melelahkan sebelum dia lahir ke dunia, rasanya langsung terlupa saat tangisnya pecah saat itu. Ahh, masih terharu tiap kali mengingat masa itu.

my baby montok

my baby montok

Hari ini, 7 bulan 14 hari usianya. Mudah diingat karena bocilku lahir pas tahun baru. Nak, seluruh dunia merayakan ultahmu! Seruuu kan sayang.

si ganteng pandai duduk

si ganteng pandai duduk

Cerita kelahiran bocilku dulu sungguh dramatis. 15 Hari lewat HPL, gimana nggak bikin orang-orang panik. Padahal waktu itu akunya malah sedang merasa sehat-sehatnya. Jalan pagi keliling kampung, doyan makan, ceria, tapi jaman sekarang mah yang semua serba medis tidak menganjurkan orang hamil menunggu kelahiran lebih dari HPL. Walhasil dirujuklah sama bidan ke dokter, kata dokter sebetulnya siy ketuban masih bagus dan janin masih sehat tapi demi mengurangi resiko karena kehamilan masuk 43 minggu bayi harus keluar. Duh, padahal my baby masih betah dalam perut.

Induksi sampai 2 hari minum sampai habis 6 butir, tak kunjung ada reaksi. Sampai akhirnya malam tahun baru sekitar jam 19.30 ngompol tanpa sadar yang nggak berhenti-henti. Banjir, ketuban pecah tak kuat induksi padahal reaksi sakit dan lain-lain belum juga terasa.

Disiksa harus berbaring, hanya boleh miring kanan kiri dan nggak boleh sering-sering. Tapi 3 jam kemudian rasa itu datang. Pertama panas di punggung, lalu sakit, sakiiiit, sakiiiiiiiiiiiit dan sakiiiiiiiiiiiitttt, tapi pembukaan hanya seujung kuku. Dan baby tak juga bereaksi ngajak “ngeden”. Semalaman nggak tidur, sakitnya tanpa lagi jeda, nggak ada interval waktu sakit enggak sakit enggak. Ini mah udah sakit terus dan dalam kondisi harus berbaring. Tahurasanya saat itu, rasanya aku kepengen banget lari maratoooooooooooon, sumpah deh! Sampai saat subuh, tenaga hampir habis, ketuban juga menipis, pembukaan baru 2, akhirnya keputusan SC.

dua-duanya penting dalam hidupku

dua-duanya penting dalam hidupku

Ceritanya cukup sekian dulu, mudah-mudahan besok lancar nulis. amin.

cilacap | agustus 2015

sophy

Posted in Tak Berkategori.

Tuma’ninah

Lama banget tidak membuka halaman ini. Saking lamanya, seandainya aku ini seekor ulet pastilah sudah bertapa menjadi kepompong dan menjelma menjadi kupu-kupu. Ah, tidak-tidak, seharusnya tak boleh berandai-andai.

Delapan bulan lebih berganti status menjadi seorang istri. Aku terpaku. Begitu terlena dengan suasana yang ada. Jangankan blog, kegiatan yang dulu ditekuni bahkan sahabat-sahabat pun seperti luput dari jangkauan pemikiran.

Suami, kehamilan, calon bayi, dan dinamika keluarga baru membuatku terhenyak. Tuma’ninah. Diam tak begerak. Inilah hidup yang benar-benar hidup.

Semoga ini menjadi semangat baru, untuk melakukan hal-hal yang baru lagi dikemudian hari.

 

s o p h y | c i l a c a p

Perkenalkan, Dia Suamiku Tercinta

Taraaaaaaaaaaaaaa…

Gambar

                                                      My Beloved husband

 

Ini dia, laki-laki yang tiba-tiba muncul di ruang tamu rumahku setahun sebelum pernikahan. Dia pula yang sempat membuat jantung kembang kempis antara iya dan tidak. Sedikit galak tapi dia segala-galanya buatku. Pendongeng yang atraktif. Imam yang bijak dan sholeh (insya Allah) buatku. Tempat senyaman-nyamannya di dunia, baringan dipangkuannya sambil dengerin dia ngaji/bersolawat.

Romantisme perlu diperjuangkan dalam setiap langkah kita ke depan. Semoga Allah ridho dengan kita, dunia akhirat. Amin.

 

cilacap | 19 februari 2014

s o p h y

Kangen Menulis

Salam,

Ahhh… lama sekali blog terbengkelai. Padahal banyak banget ide yang ada dalam pikiran. Dari mulai persiapan ganti status, ceria soal mas galak, masa penyesuaian dan belajar jadi istri yang bijak dan lain, lain, lain sebagainya. Tapi ya gitu, belum nemu waktu yang tepat sampai-sampai ide-ide itu menguap kemudian bingung mau mulai dari mana. Jadi pamer foto dulu saja.

Gambar

Bangga Menjadi Warga Negara Indonesia

Malam, dan tetap Semangat Pagi!

Sekretariat Asean - Sumber Gambar

Sekretariat Asean – Sumber Gambar

Bicara tentang Indonesia harus semangat, bagian dari rasa nasionalisme, bangga jadi warga negara Indonesia. Kenapa harus bangga? Karena kalau rasa bangga menjadi warga negara Indonesia sudah luntur artinya kita bersiap menjadi negara yang tidak dihargai oleh negara lain.

Sejak zaman dahulu negara kita sudah menjadi negara yang kuat dan disegani. Indonesia memiliki peran yang penting di kawasan Asia Tenggara sejak zaman kerajaan-kerajaan Indonesia berjaya. Pada masa kerajaan majapahit, wilayah kekuasaannya meliputi seluruh Nusantara, Timor Leste, Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina Sealatan, dan Thailand bagian Selatan.

Pasca zaman penjajahan bangsa barat, negara-negara di kawasan Asia Tenggara mulai berbenah. Perjuangan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dalam pembangunan ini tidak mudah karena penjajahan meninggalkan banyak permasalahan. Konflik baik dalam negeri maupun dengan negara tetangga kerap terjadi.

Pada tahun 1967 Pemerintah berinisiatif membina hubungan dengan negara-negara tetangga. Sehingga pada tanggal 5 – 8 Agustus 1967 diadakan pertemuan di Bangkok yang dihadiri 5 wakil negara yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura. Dan pada tanggal 8 Agustus ditandatangani kesepakatan pendirian Asean. Pendirian Asean ini dimaksudkan untuk membina hubungan negara-negara di Kawasan Asia Tenggara. Tujuannya antara lain untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, sosial, perdamaiandan stabilitas regional dan lain sebagainya.

Peran Indonesia di Asean

Hal ini yang mesti kita banggakan. Peran Indonesia di Asean sangat besar. Indonesia adalah salah satu negara pendiri Asean. Selain itu Indonesia menjadi penyeleggara KTT Asean yang pertama di tahun 1976 yang menghasilkan keputusan pendirian Sekretariat Asean di Jakarta dan yang pertama kali menjadi Sekretaris Jendral Asean adalah H.R. Dharsono dari Indonesia.

Peran besar Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di kawasan Asean juga terbukti dengan turut serta menjadi penengah konflik antara Vietnam dan Kamboja. Kemudian turut serta dalam upaya penyelesaian konflik di Filipina dengan pemberontak Moro National Front Liberation (MNFL). Selain itu pada tahun 2003 saat Indonesia menjadi tuan rumah KTT Asean ke-9 Indonesia mengusulkan pembentukan Komunita Asean.

Jakarta Layak Menjadi Ibu Kota Diplomatik Asean

Melihat dari sejarah dan peran besar Indonesia dalam kancah kerjasama Asean membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara yang patut diperhitungkan. Kantor Sekretariat Asean juga berada di Indonesia, terletak di Jl. Sisingamangaraja 70 A Jakarta Selatan. Hal ini menjadi peluang Indonesia untuk dapat lebih maju. Pada tahun 2010 Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa menyatakan wacana Indonesia dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi Ibu Kota Diplomatik bagi Asean.

Pada penyelenggaraan KTT Asean ke-21 di Phnom Penh Kamboja, Menteri Luar negeri Indonesia Marty M. Natalegawa secara resmi menyerahkan Piagam Pengesahan (Instrument of Ratification) Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Asean mengenai Ketuanrumahan dan Pemberian Keistimewaan dan Kekebalan kepada Sekretariat Asean. Perjanjian Host Country Agreement ini memastikan Sekretariat Asean dapat beroperasi sebagai nerve centre Komunitas Asean dan mempromosikan Jakarta sebagai Ibu Kota Diplomatik Asean. Pengesahan perjanjian tersebut juga diharapkan dapat semakin mendukung tugas dan fungsi Sekretariat Asean dan proses pembentukan Komunitas Asean 2015 nanti.

Dengan dipromosikan Jakarta sebagai Ibu Kota Diplomatik Asean tentu saja akan memberi pengaruh besar terhadap Indonesia sendiri. Dampak positifnya tentu saja peluang Indonesia untuk maju di bidang ekonomi semakin terbuka. Namun tentu saja berbagai permasalahan yang dihadapi Jakarta seperti kemacetan, banjir, infrasruktur yang kurang memadai harus segera dibenahi. Karena jika persoalan seperti itu tidak dapat diselesaikan pasti akan memberikan dampak buruk. Indonesia di nilai tidak becus dalam persiapan menjadi Ibu Kota Diplomatik. So, saatnya Jakarta membangun dan berbenah. Ciptakan Jakarta yang sehat dan nyaman.

Bangga menjadi Warga Indonesia

Dari uraian yang saya tuliskan (mudah-mudahan dapat dipahami) sudah seharusnya kita berbangga menjadi warga Indonesia. Dari perjalanan sejarah kita tahu bahwa kita adalah negara yang kuat dan berwibawa di mata dunia. Sepak terjang Indonesia dalam upaya perdamaian dunia juga tidak sedikit.

Memang, sekarang ini kondisi Indonesia sedang mengalami keterpurukan, krisis diberbagai bidang. Pembangunan yang dirasakan semakin tidak merata, banyak pengangguran, kasus korupsi yang tak kunjung henti, kemiskinan, pendidikan rendah dan lain sebagainya. Ah, jadi bertanya-tanya sendiri kapan masalah ini bisa berakhir?

Yakinkah bahwa Indonesia mampu bangkit? Tentu saja. Indonesia punya kekuatan untuk maju. Indonesia manjadi negara yang maju adalah mimpi kita semua. Ketika kita mau menggali potensi masing-masing orang dan menyatukan potensi itu menjadi satu kekuatan, niscaya mimpi menjadikan Indonesia menjadi negara yang maju. Ehh, kenapa jadi bahas soal ini ya? Tapi mungkin ada benarnya, bangga menjadi warga negara juga merupakan kunci sukses menghadapi Komunitas Asean 2015 nanti.

Semangat Menuju Komunitas Asean 2015.

—————————-

Tulisan ini diikutkan dalam Lomba Blog #10daysforASEAN Hari ke-10 dengan tema :

  • Jakarta, Diplomatic City of ASEAN
  • Indonesia adalah negara terakhir yang dijadikan tema dalam lomba Blog #10DaysforASEAN yang diadakan oleh ASEAN Blogger Chapter Indonesia bersama dengan beberapa sponsor di antaranya US Mission.
  • Untuk tema kali ini dipilih Jakarta, ibukota negara Indonesia, yang juga menjadi markas ASEAN Secretary bertempat di Jalan Sisingamangaraja 70 A, Jakarta Selatan.  Keberadaan markas ASEAN Secretary di Jakarta merupakan suatu kepercayaan bahwa Indonesia bisa menjadi penghubung antar negara-negara anggota ASEAN atau Diplomatic City of ASEAN.
  • Menurut teman-teman blogger mengapa Jakarta bisa terpilih sebagai Diplomatic City of ASEAN? Apa dampak positif dan negatifnya bagi Indonesia khususnya Jakarta? Kesiapan apa saja yang perlu dilakukan oleh Jakarta sebagai tuan rumah dari Perhimpunan Bangsa-bangsa ASEAN?

NB : Diambil dari berbagai sumber

lina sophy | 5 september 2015

——————————

Wohaaaaaaaaaaa… saatnya lebay dan selonjoran dan bernafas dan bergerak dengan bebassssssssss. Ikut lomba nulis 10 hari berturut-turut itu rasanya gimana gituuuu. Sesuatu pokoknya. Terimakasih Asean Blogger sudah bikin wawasan jadi tambah luas. Kalau tak ada lomba macam ini, mana saya tahu soal Pedra Branca, Visa ke Myanmar tidak gratis, tidak pusing nyari ide branding nation, ngomongin kopi dan sebagainya. ah, sudahlah sekian.

Mari Tiarap - Sumber gambar

Mari Tiarap – Sumber gambar