Agar Aku Punya Rasa Malu

1978

Seorang pemuda cucu Haji Rosyid si juragan kerbau sumringah. Ditemani sahabat karib mempersiapkan kerbau-kerbau sang kakek untuk membajak sawah calon mertua.

Digiring 2 kerbau paling kuat, gontai tapi penuh semangat  “Hari ini kita akan melakukan pekerjaan istimewa dan hasilnya mesti sempurna, calon mertua mesti kita bikin bangga”

Tanpa lelah si pemuda pegang kendali, berdiri di kayu garu dibekang dua kerbau. Berputar-putar, beberapa kali di pecut pantat kerbaunya agar lebih cepat bergerak. Sahabat karibnya pun terpancing untuk protes “hei pemuda, yang sabar dooong… mentang-mentang kau kerja untuk sang mertua, kerjamu membabi buta, mungkin kamu nggak capek, tapi apa nggak kasihan sama kerbaumu”

Dua karib pun duduk di pematang, ngelinting tembakau. Kala itu, rokok ini sudah sangat istimewa.  Di hisap rokok dalam-dalam sambil berharap kiriman makanan dari pujaan segera datang.

***

Di ujung desa, seorang gadis membawa rantang. Kalian tahu, perasaannya tak karuan. Beberapa kali berhenti kemudian menarik nafas panjang.

Semakin dekat dengan tujuan. Dilihatnya dua pemuda, salah satunya sang pujaan. Semakin dekat semakin berat saja langkahnya. Satu petak sawah lagi, namun gugup menguasainya. Terpeleset. Sang pemuda terbengong. Muka si gadis memerah, buru-buru ia merapikan rantang, meletakan di samping pemuda. Berlalu dan berbisik “maaf”.

Dan kini, aku memanggil mereka dengan sebutan Bapak dan Ibu.

—————————————————————————–

Kisah ini sudah puluhan kali kudengar. Selalu disisipkan agar aku punya rasa malu. Punya malu dalam bertingkah laku, punya malu agar terjaga kehormatan diri, dan punya rasa malu agar aku masih dapat di sebut sebagai manusia.

Bapak dan Ibu, kutuliskan karena aku rindu.

“Rabbighfir lii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa” Amin.


Kaki Merapi,

Pertengahan Maret 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s