Finger Painting yang Gagal

Ini padahal saya sudah niat banget, nyiapin bahan-bahan, bikin adonan dengan suka cita, tapi apa daya ekspektasi tak sesuai harapan.

Iya nih rencana yang tersusun rapi dalam angan akhirnya tereksekusi. Bikin finger painting home made. Di angan-angan siy berharap ini bakal menyenangkan. Main gambar sesuka hati sama Sulthon. Merangsang motorik halusnya, agar syaraf-syaraf di ujung jarinya bisa berkembang.

Akhirnya dari pada mubadzir emaknya yang mainan. Dan Sulthon sibuk ngasih instruksi. Sempat saya coba oles tangannya, malah nangis menjerit minta cuci tangan, duh!

Para pakar bilang, pada masa tumbuh kembang anak penting sekali kita merangsang perkembangan motoriknya karena akan sangat berpengaruh ketika dewasa nanti. Khusus perkembangan motorik kasar, buat saya Sulthon sudah lebih dari cukup. Gimana enggak, petakilan dan rusuhnya minta ampun. 

Kalau motorik halus hal paling gampang dan mudah buat saya ya ngijinin dia ngelekor main pasir, bawa mainan mobil kecil-kecil saat mandi, main stempel, main puzzle. 

Pas saya hilang malas dan mau ngosrek bikinin hal yang baru eh dianya menolak. Tapi semoga kedepan emakmu ini rajin lagi ya dek seiring kamu makin gede.

😊😊😊

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori dan tag . Tandai permalink.

5 thoughts on “Finger Painting yang Gagal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s